May 7, 2026

BPDP 2026-Santi Rosniawaty

Calon Promotor Program Beasiswa Program Doktoral Padjadjaran Tahun 2026

 

Nama Lengkap : Dr. Santi Rosniawaty, S.P., M.P.

E-mail [email protected]

Bidang Keahlian : Manajemen Produksi Tanaman Perkebunan

Prodi S3 Calon Mahasiswa: Ilmu Pertanian

Judul Penelitian yang Ditawarkan:

Manajemen Produksi Tanaman Secang Melalui Modifikasi Tanaman dan Elisitor untuk Meningkatkan Pertumbuhan, Produksi, dan Metabolit Sekunder Tanaman Secang (Caesalpinia sappan L.)

Plant Production Management Through Plant Modification and Elisitors to Improve Growth, Production, and Secondary Metabolites of Sappan Wood (Caesalpinia sappan L.)

 

Abstrak:

Tanaman secang (Caesalpinia sappan L.) merupakan tanaman obat yang mulai banyak dimanfaatkan.  Kandungan metabolit sekunder secang merupakan bahan obat. Produksi metabolit sekunder pada tanaman secang tidak hanya dipengaruhi oleh faktor genetik, tetapi juga oleh teknik budidaya yang mengatur pertumbuhan dan distribusi sumber daya dalam tanaman. Oleh karena itu, diperlukan strategi dan manajemen budidaya yang tepat untuk meningkatkan produksi metabolit sekunder secara optimal. Teknik budidaya seperti jarak tanam, pemangkasan, dan pengaturan jumlah batang dapat memengaruhi distribusi fotosintat dalam tanaman. Selain pengaturan arsitektur tanaman, aplikasi elisitor juga diketahui mampu meningkatkan produksi metabolit sekunder melalui aktivasi mekanisme pertahanan tanaman dan jalur biosintesis senyawa fenolik. Integrasi teknik budidaya yang mengatur pertumbuhan vegetatif dengan aplikasi elisitor diharapkan dapat meningkatkan produksi metabolit sekunder pada tanaman secang. Namun demikian, integrasi pengelolaan arsitektur tanaman dengan aplikasi elisitor dalam sistem budidaya bertahap (multi-tahun) masih terbatas. Integrasi tersebut merupakan suatu kebaruan untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan akumulasi metabolit sekunder.  Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh jarak tanam, tinggi pemangkasan, pengaturan jumlah batang, dan aplikasi elisitor terhadap pertumbuhan, karakter fisiologis, serta produksi metabolit sekunder tanaman secang. Penelitian akan dilaksanakan di kebun percobaan Ciparanje, dan Laboratorium Perkebunan, Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran. Percobaan yang digunakan menggunakan analisis rancangan petak terbagi (RPT). Pada tahun ke-1 akan dilakukan manajemen budidaya tanaman secang melalui aplikasi jarak tanam dan tinggi pangkasan. Pada tahun kedua dilakukan seleksi dan pemeliharaan jumlah cabang hasil pemangkasan tahun pertama. Pada tahun ketiga dilakukan aplikasi elisitor metil jasmonat dengan berbagai konsentrasi untuk menginduksi pembentukan metabolit sekunder. Pengamatan yang diamati berupa karakter pertumbuhan baik secara morfologis, fisiologis, dan kualitas hasil berupa kandungan metabolit sekunder. Luaran yang diharapkan dari penelitian ini adalah memperoleh strategi budidaya optimal untuk meningkatkan produksi metabolit sekunder tanaman secang, tersusunnya model budidaya terintegrasi berbasis pengelolaan pertumbuhan vegetatif dan aplikasi elisitor, serta publikasi pada jurnal internasional bereputasi.

Kata Kunci : Elisitor, Metabolit Sekunder, Pemangkasan.

 

Abstract:

Sappan wood tree (Caesalpinia sappan L.) is known as a medicinal plant because of its secondary metabolites. The production of these metabolites is governed by genetic aspects along with agronomic practices that control plant growth and distribution of photosynthates. Various methods like plant spacing, pruning, regulating the stem number, and applying elicitors have been used for increasing the yield of secondary metabolites using changes in plant morphology and defense pathways.But an integrated approach using both plant morphology and elicitor application in a systematic way in multiple years of plantation has not yet been studied. In this study, a new approach is developed using both morphological control and elicitor applications for maximizing plant growth and yield of secondary metabolites. This study aims to evaluate the effects of plant spacing, pruning height, stem number regulation, and elicitor application on the growth, physiological characteristics, and secondary metabolite production of sappan trees. The research will be conducted over three years using a split-plot design arranged in a randomized complete block design (RCBD). In the first year, treatments will focus on plant spacing and pruning height; in the second year, stem number regulation will be applied; and in the third year, methyl jasmonate will be applied at various concentrations as an elicitor. Data will be analyzed using analysis of variance (ANOVA) followed by Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) at a 5% significance level. Observations will include morphological and physiological traits as well as secondary metabolite content. Among the expected outcomes of this research would be the determination of the most effective technique of growing sappan tree to promote higher secondary metabolite synthesis and the creation of a growth model considering vegetation management and elicitor use, among others, and publication of the results in renowned scientific publications.

Keywords: Elicitor, Secondary Metabolites, Pruning.

 

 

Artikel terkait