May 7, 2026

BPDP 2026-Ade Zuhrotun

Calon Promotor Program Beasiswa Program Doktoral Padjadjaran Tahun 2026

 

Nama Lengkap : Dr. apt. Ade Zuhrotun M.Si.

E-mail [email protected]

Bidang Keahlian : Farmasi Bahan Alam Antikanker dan Penyembuh Luka

Prodi S3 Calon Mahasiswa: Ilmu Farmasi

Judul Penelitian yang Ditawarkan:

Pengembangan Ramuan Jamu Gendong Kunci Suruh dan Kunyit Asam Sebagai Ajuvan Terapi Pada Pasien Kanker

Development of Jamu Gendong of Kunci Suruh and Kunyit Asam as an Adjuvant Therapy for Cancer Patients

 

Abstrak:

Kanker menjadi salah satu penyebab kematian utama baik di dunia maupun di Indonesia. Data GLOBOCAN 2022 menunjukkan terdapat hampir 20 juta kasus baru kanker dan hampir 10 juta kematian akibat kanker secara global. Di Indonesia, pada tahun 2022 terdapat 408.661 kasus baru kanker dengan angka kematian mencapai 242.099 jiwa . Berbagai penelitian menunjukkan bahwa sejumlah senyawa bioaktif dari tumbuhan memiliki kemampuan mengintervensi mekanisme reproduksi sel kanker, termasuk melalui penghambatan topoisomerase. Pada penelitian sebelumnya, Jamu Gendong Kunci Suruh dan Kunyit Asam merupakan 2 dari 5 ramuan jamu gendong yang dijual di pasar tradisional Bandung Raya. Kedua jamu ini menunjukkan aktivitas sebagai inhibitor Topoisomerase I dan II, dimana aktivitas ini merupakan salah satu mekanisme kerja obat antikanker. Untuk dapat memanfaatkan ramuan jamu gendong ini sebagai ajuvan terapi pada pasien kanker, maka beberapa penelitian lanjutan diperlukan yaitu in vitro, dan in vivo serta bentuk sediaan yang sesuai untuk pasien kanker

 

Abstract:

Cancer is one of the leading causes of death both globally and in Indonesia. GLOBOCAN 2022 data shows nearly 20 million new cancer cases and almost 10 million cancer-related deaths worldwide. In Indonesia, in 2022 there were 408,661 new cancer cases with a death toll of 242,099. Various studies indicate that several bioactive compounds from plants have the ability to intervene in the mechanisms of cancer cell reproduction, including through the inhibition of topoisomerase. In previous studies, Jamu Gendong Kunci Suruh and Kunyit Asam were 2 of the 5 jamu concoctions sold in the traditional markets of Greater Bandung. These two jamu demonstrated activity as inhibitors of Topoisomerase I and II, where this activity represents one of the mechanisms of anticancer drugs. To utilise these jamu concoctions as adjuvant therapy in cancer patients, further studies are needed, including in vitro and in vivo research.

Artikel terkait