May 7, 2026

BPDP 2026-Muchtaridi

Calon Promotor Program Beasiswa Program Doktoral Padjadjaran Tahun 2026

 

Nama Lengkap : Prof. Muchtaridi, S.Si., Apt., M.Si., Ph.D.

E-mail [email protected]

Bidang Keahlian : Desain Obat Antikanker; Analisis Farmasi dan Kimia Medisinal

Prodi S3 Calon Mahasiswa: Ilmu Farmasi

Judul Penelitian yang Ditawarkan:

BIOPROSPEKSI MADU LEBAH TANPA SENGAT BERBASIS METABOLOMIK: FORMULASI NUTRASETIKA-KOSMESETIKA DAN EVALUASI FARMAKOLOGI PREKLINIS ATAS POTENSI ANTI-SENESENS DAN ANTI KANKER

BIOPROSPECTION OF STINGLESS HONEY BEE BASED ON METABOLOMICS: NUTRACEUTICAL-COSMETIC FORMULATION AND PRECLINICAL PHARMACOLOGICAL EVALUATION OF ANTI-SENESENSE AND ANTI-CANCER POTENTIAL

 

Abstrak:

Penelitian bioprospeksi memegang peranan krusial dalam mengungkap potensi sumber daya alam sekaligus mendorong aplikasi pemanfaatan yang berkelanjutan. Lebah tanpa sengat (stingless bee) merupakan sumber produk hayati yang sangat berharga dengan reservoir metabolit sekunder yang kaya, seperti flavonoid dan polifenol. Sifat bioaktif dan komposisi metabolit pada madu ini dipengaruhi secara signifikan oleh spesies lebah, sumber nektar, dan asal geografis, yang menghasilkan potensi farmakologi yang distingtif. Penelitian ini berfokus pada bioprospeksi madu lebah tanpa sengat, khususnya untuk mengeksplorasi aplikasinya dalam industri nutra-kosmesetika. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis profil fisikokimia dan metabolomik dari berbagai varian madu, serta mengembangkan formulasi berbasis nanoteknologi untuk produk nutrasetika dan kosmesetika. Tahapan metode penelitian akan dilaksanakan dalam jangka waktu tiga tahun. Pada tahun pertama, akan dilakukan pemprofilan fitokimia dan metabolomik secara komprehensif terhadap madu lebah tanpa sengat guna memandu pemilihan dan optimasi fraksinasi. Tahun kedua akan difokuskan pada uji preklinis ekstensif terhadap fraksi madu terpilih untuk mengevaluasi efek anti-senesens (anti-penuaan seluler), anti-inflamasi, serta anti-kanker. Pada tahun ketiga, formulasi yang telah dioptimasi akan dikembangkan menjadi produk nutrasetika dan kosmesetika, yang dilanjutkan dengan uji efikasi preklinis yang ketat. Luaran yang ditargetkan dari penelitian ini mencakup bukti ilmiah yang kuat untuk mendukung potensi farmakologi madu lebah tanpa sengat, sekaligus memajukan aplikasi inovatifnya dalam pencegahan penuaan dan kondisi kesehatan terkait. Selain itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan teknik produksi madu yang dapat direplikasi di industri dan didiseminasikan melalui publikasi pada jurnal internasional bereputasi Q1, sehingga memperkaya pemahaman komunitas ilmiah terhadap sumber daya hayati yang berharga ini. Uraian TKT penelitian yang diusulkan ditargetkan mencapai minimal Tingkat Kesiapan Terapan Teknologi (TKT) 5. Capaian ini merepresentasikan langkah signifikan menuju komersialisasi produk-produk turunan madu lebah tanpa sengat melalui validasi lingkungan relevan (uji preklinis dan optimasi formulasi).

 

Abstract:

Bioprospecting research plays a crucial role in uncovering the potential of natural resources and encouraging their sustainable utilization. Stingless bees are a valuable source of bioproducts with a rich reservoir of secondary metabolites, such as flavonoids and polyphenols. The bioactive properties and metabolite composition of this honey are significantly influenced by the bee species, nectar source, and geographic origin, resulting in distinctive pharmacological potential. This research focuses on the bioprospecting of stingless bee honey, specifically to explore its application in the nutraceutical industry. The main objectives of this research are to analyze the physicochemical and metabolomic profiles of various honey varieties and to develop nanotechnology-based formulations for nutraceutical and cosmetic products. The research method will be implemented over a three-year period. In the first year, comprehensive phytochemical and metabolomic profiling of stingless bee honey will be conducted to guide selection and fractionation optimization. The second year will focus on extensive preclinical testing of selected honey fractions to evaluate their anti-senescence (anti-cellular aging), anti-inflammatory, and anti-cancer effects. In the third year, optimized formulations will be developed into nutraceutical and cosmeceutical products, followed by rigorous preclinical efficacy testing. Targeted outcomes of this research include strong scientific evidence to support the pharmacological potential of stingless bee honey, while advancing its innovative applications in the prevention of aging and related health conditions. Furthermore, the results of this research are expected to improve honey production techniques that can be replicated in industry and disseminated through publication in reputable international Q1 journals, thereby enriching the scientific community’s understanding of this valuable biological resource. The proposed research TKT description is targeted to achieve a minimum Technology Application Readiness Level (TKT) of 5. This achievement represents a significant step towards the commercialization of stingless bee honey-derived products through relevant environmental validation (preclinical testing and formulation optimization).

 

Artikel terkait