May 5, 2026

BUPP 2026-Neily Zakiyah

Calon Promotor Program Padjadjaran Excellence Fastrack Scholarship Tahun 2026

 

Nama Lengkap : apt. Neily Zakiyah, M.Sc., Ph.D.

E-mail [email protected]

Bidang Keahlian : Farmakoekonomi dan Evaluasi Luaran Kesehatan

Prodi S2 Calon Mahasiswa: Farmasi

Prodi S3 Calon Mahasiswa: Farmasi

Judul Penelitian yang Ditawarkan:

Akses terhadap Obat Inovatif di Indonesia: Tantangan, Peluang, dan Peran Analisis Beban Penyakit serta Evaluasi Ekonomi dalam Alokasi Sumber Daya Kesehatan

Access to Innovative Medicines in Indonesia: Challenges, Opportunities, and the Role of Disease Burden and Economic Evaluation in Health Resource Allocation

 

Abstrak:

Indonesia menghadapi tantangan dalam pembiayaan kesehatan seiring meningkatnya beban penyakit dan masuknya obat-obat inovatif dengan biaya yang tinggi. Dalam kondisi keterbatasan sumber daya kesehatan, diperlukan pendekatan berbasis bukti untuk menentukan prioritas intervensi kesehatan yang memberikan manfaat kesehatan terbesar bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi beban penyakit prioritas di Indonesia serta melakukan evaluasi ekonomi terhadap obat-obat inovatif yang digunakan untuk penanganan penyakit tersebut. Penelitian akan menggunakan data epidemiologi nasional, data klaim layanan kesehatan, serta bukti klinis dan ekonomi dari literatur ilmiah untuk memperkirakan beban penyakit menggunakan indikator seperti insidensi, prevalensi, mortalitas, dan disability-adjusted life years (DALYs). Selanjutnya, evaluasi ekonomi akan dilakukan menggunakan pendekatan analisis biaya-efektivitas dengan hasil utama berupa biaya per quality-adjusted life years (cost per QALYs gained) untuk menilai nilai ekonomi dari obat-obat inovatif dalam konteks sistem kesehatan Indonesia. Analisis dampak anggaran juga dapat dilakukan untuk memperkirakan implikasi pembiayaan terhadap sistem jaminan kesehatan nasional. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti ilmiah yang mendukung proses penetapan prioritas teknologi kesehatan dan pengambilan keputusan pembiayaan obat di Indonesia, sehingga alokasi sumber daya kesehatan dapat dilakukan secara lebih efisien, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kesehatan populasi.

 

Abstract:

Rising disease burden and the introduction of high-cost innovative medicines pose significant challenges to healthcare financing, particularly in resource-constrained settings. In such contexts, evidence-based approaches are essential to guide priority setting and ensure efficient allocation of limited health resources. This study aims to estimate the burden of major diseases and evaluate the economic value of innovative medicines used in their management. Disease burden will be assessed using national epidemiological data, health insurance claims, and published evidence, incorporating indicators such as incidence, prevalence, mortality, and disability-adjusted life years (DALYs). Economic evaluation will be conducted using a cost-effectiveness framework, with outcomes expressed as cost per quality-adjusted life year (QALY) gained to assess value for money. In addition, a budget impact analysis will be performed to estimate the financial implications of adopting innovative medicines within the healthcare system. The results are expected to provide robust evidence to inform priority setting, health technology assessment, and reimbursement decisions. By integrating disease burden and economic evaluation, this study aims to support more transparent and efficient resource allocation and contribute to improved population health outcomes.

Artikel terkait