May 5, 2026

BUPP 2026-Mieke Rochimi Setiawati

Calon Promotor Program Padjadjaran Excellence Fastrack Scholarship Tahun 2026

 

Nama Lengkap : Prof. Dr. Ir. Mieke Rochimi Setiawati, M.P.

E-mail [email protected]

Bidang Keahlian : Biologi Tanah

Prodi S2 Calon Mahasiswa: Ilmu Tanah

Prodi S3 Calon Mahasiswa: Ilmu Tanaman

Judul Penelitian yang Ditawarkan:

Pengembangan Model Budidaya Padi Rendah Karbon Melalui Integrasi Alternate Wetting and Drying (AWD), Pupuk Hayati Endofitik, dan Azolla untuk Menurunkan Emisi Gas Rumah Kaca serta Meningkatkan Produktivitas Padi

Development of a Low Carbon Rice Cultivation Model Through the Integration of Alternate Wetting and Drying (AWD), Endophytic Biofertilizer, and Azolla to Reduce Greenhouse Gas Emissions and Increase Rice Productivity

 

Abstrak:

Keberlanjutan lingkungan menjadi isu strategis dalam sektor pertanian seiring meningkatnya tekanan perubahan iklim, keterbatasan sumber daya air, serta tuntutan produksi pangan yang efisien dan ramah lingkungan. Sistem budidaya padi sawah, khususnya dengan penggenangan kontinu, berkontribusi signifikan terhadap emisi gas rumah kaca dan penggunaan air irigasi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model sistem budidaya padi rendah karbon melalui integrasi pengelolaan air Alternate Wetting and Drying (AWD) dengan input hayati berupa pupuk hayati endofitik dan Azolla, guna menekan emisi gas rumah kaca sekaligus mempertahankan produktivitas padi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan eksperimental lapangan yang dikombinasikan dengan analisis kuantitatif dan interpretasi mekanistik. Penelitian dilaksanakan melalui empat tahapan utama, yaitu: (1) identifikasi konsep, variabel kunci, dan mekanisme dasar melalui studi literatur dan karakterisasi awal sistem sawah; (2) pengumpulan dan analisis data empiris melalui percobaan lapangan untuk mengevaluasi pengaruh AWD, pupuk hayati endofitik, dan Azolla terhadap emisi CH₄ dan N₂O, efisiensi penggunaan air, dan hasil padi; (3) pengembangan dan validasi model integratif air, hara, karbon dan emisi berdasarkan hasil pengamatan multi-musim; dan (4) evaluasi kinerja sistem serta penyusunan rekomendasi teknologi dan kebijakan pertanian rendah karbon. Hasil penelitian diharapkan memberikan kontribusi ilmiah dalam pengembangan sistem budidaya padi yang efisien secara sumber daya, rendah emisi, dan berkelanjutan, serta menjadi dasar penyusunan rekomendasi teknologi dan kebijakan untuk mendukung pencapaian target mitigasi perubahan iklim dan ketahanan pangan di Indonesia.

 

Abstract:

Environmental sustainability has become a strategic issue in the agricultural sector in line with increasing pressure from climate change, limited water resources, and demands for efficient and environmentally friendly food production. Lowland rice cultivation systems, especially those with continuous flooding, contribute significantly to greenhouse gas emissions and high irrigation water use. This research aims to develop a low-carbon rice cultivation system model through the integration of Alternate Wetting and Drying (AWD) water management with biological inputs in the form of endophytic biofertilizer and Azolla, in order to reduce greenhouse gas emissions while maintaining rice productivity. The research method used is a field experimental approach combined with quantitative analysis and mechanistic interpretation. The research was carried out through four main stages, namely: (1) identification of concepts, key variables and basic mechanisms through literature studies and initial characterization of rice field systems; (2) collection and analysis of empirical data through field experiments to evaluate the effect of AWD, endophytic biofertilizer, and Azolla on CH₄ and N₂O emissions, water use efficiency, and rice yield; (3) development and validation of integrative models of water, nutrients, carbon and emissions based on multi-season observation results; and (4) evaluating system performance and preparing recommendations for low-carbon agricultural technology and policies. It is hoped that the research results will provide a scientific contribution to the development of a rice cultivation system that is resource efficient, low emission and sustainable, as well as being the basis for preparing technological and policy recommendations to support the achievement of climate change mitigation and food security targets in Indonesia.

Artikel terkait