Sri Sulastri, Dra., M.Si., Ishartono, Drs.,MS. dan Hetty Krisnani, Dra.,M.Si. Fakultas: ISIP Sumberdana: DIKS Tahun: 2005 Abstrak: Penelitian ini dimaksudkan untuk melakukan analisis secara cermat tentang perancangan sistem informasi ketenagakerjaan di Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung dalam kaitan dengan perencanaan tenaga kerja dalam kerangka pembangunan ketenagakerjaan. Secara spesifik ditujukan untuk mengetahui ruang lingkup cakupan perencanaan tenaga kerja yang saat ini dirancang, ancangan analitis dan pemodelan yang digunakan untuk pengolahan dan penyajian data, proses koordinasi dalam pengumpulan informasi ketenagakerjaan, dan elemen fisik pendukung pengembangan sistem inforn1asi, seperti perangkat keras, perangkat lunak, data base, prosedur operasional, dan peulgas operasional. Penelitian ini merupakan penelitian survai yang bersifat deskriptif. Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah bahwa: (1) Cakupan perencanaan ketenagakerjaan di Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung meliputi perencanaan strategis, perencanaan taktis, dan perencanaan operasional; dan juga meliputi fase ketenagakerjaan sebelum, selama, dan setelah masa kerja; (2) Ancangan analitis dan pemodelan untuk pengolahan dan penyajian data cenderung menggunakan model cerdas (intelligence model) untuk menemukan persoalan dan model keputusan (decision model) untuk mengenali dan menganalisis penyelesaian yang mungkin dapat dilakukan; (3) Jenis data yang dikumpulkan disesuaikan dengan kebutuhan Sub Dinas dalam melaksanakan fungsinya masing-masing, dan proses pengumpulan data tersebut dilakukan oleh setiap Sub Dinas, tetapi dalam penggunaannya dapat saling bertukar informasi karena fungsi setiap Sub Dinas sebenamya saling berkaitan; (4) Proses pengolahan data masih dilaktlkan secara manual walaupun sudah dibantu dengan perangkat komputer. Namun demikian, pada tahun 2005 ini sedang dikembangkan Sistem Informasi Ketenagakerjaan (Simnaker) yang mencakup informasi manajemen, informasi tenaga kerja, informasi pelatihan, informasi hubungan industrial, dan informasi pengawasan, untuk memberikan pelayanan yang cepat, akurat, dan informatif, baik bagi kebutuhan internal maupun kebutuhan masyarakat; (5) Paling sedikit terdapat satu orang petugas operasional yang menangani data base tersebut yang bekerja dibawah arahan Kepala Seksi, Petugas Pengantar Kerja, atau Pegawai Pengawas Ketenagakerjaan; (6) Untuk kebutuhan pelaporan kepada pihak-pihak pengguna data di luar Subdin, data yang berasal dari masing-masing Subdin dikompilasi oleh Sub Bagian Pengumpulan dan Pengolahan Data yang selanjutnya diolah dan disajikan dalam bentuk laporan; (7) Di masa yang akan datang, pengembangan sistem informasi ketenagakerjaan masih perlu lebih diarahkan pada kebutuhan penyusunan perencanaan ketenagakerjaan dan evaluasi pelaksanaan program. Untuk itu, setiap Sub Dinas diharapkan dapat mempunyai tekad dan langkah yang sama dalam mengembangkan sistem informasi tenaga kerja yang dinamis yang dapat mendukung gerak pembangtman tenaga keIja di Kota Bandung Kata kunci:
idris
[utech_latest_posts category=’idris’]