Nama Lengkap : Prof. Dr. Maman Setiawan, SE., MT.
E-mail: [email protected]
Bidang Keahlian :Ilmu Ekonomi
Prodi S3 Calon Mahasiswa:
Doktor Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Judul Penelitian yang Ditawarkan:
Struktur Pasar, Perilaku dan Kinerja: Pendekatan Dinamis dan Lanjutan
Market Structure, Conduct and Performance: Dynamic and Extended Approaches
Abstrak:
Hubungan antara struktur pasar, perilaku dan kinerja (SCP) sudah banyak dilakukan dengan pendekatan statis. Penelitian sebelumnya telah mencoba mengestimasi hubungan antara variabel-variabel dalam SCP secara simultan untuk mempertimbangkan perubahan dinamis yang terjadi di pasar. Walaupun demikian, penelitian-penetian sebelumnya masih terbatas kepada penggunaan persamaan simultan. Proyek penelitian ini memperluas kerangka SCP dengan mengestimasi variabel-variabel sebagai ukuran dari SCP dalam konteks dinamis. Lebih jauh, ukuran-ukuran dan hubungan antara struktur, perilaku dan kinerja akan diperluas dengan menggunakan pendekatan New Empirical Industrial Organization (NEIO). NEIO mengaplikasikan pendekaran ekonometrika untuk mengestimasi parameter perilaku dan kekuatan pasar dalam industri.
Penelitian ini akan menggunakan data perusahaan (establishment) yang bersumber dari Survey Industri Pengolahan yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS). Penelitian ini akan juga mempertimbangkan kemungkinan untuk melakukan survey lapangan di daerah Jawa Barat. Sub sektor pada tingkat 5 digit dari Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) akan menjadi unit analisis dalam penelitian ini. Penelitian ini akan menggunakan variabel-variabel dalam SCP dengan pendekatan dinamis. Lebih jauh, model-model ekonometrika lanjutan akan diaplikasikan untuk mengestimasi hubungan antara variabel-variabel SCP yang dinamis dan model NEIO. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menemukan model dinamis baru untuk estimasi hubungan antara variabel-variabel SCP serta mengukur parameter perilaku dan kekuatan pasar menggunakan model NEIO. Agar penelitian ini bisa valid dalam implementasinya, model-model yang dihasilkan dalam penelitian ini akan lebih jauh disarankan untuk diuji oleh pemangku kepentingan seperti Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Dalam waktu empat tahun, penelitian ini akan menghasilkan minimum output sebanyak 4 (empat) publikasi di jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus pada kuartil 1 (Q1) dan kuartil 2 (Q2). Kemudian, buku referensi dan publikasi di prosiding internasional akan juga menjadi output dari penelitian ini pada akhir tahun ketiga atau keempat.
Abstract:
ABSTRACT This research is entitled Reconstruction of Kawih Katanian Text: Local Wisdom of Agricultural Community Food Breeding in Tatar Sunda XV-XVII Century AD. The purpose of this study is to present a text edition accompanied by translation and content disclosure.
The object used in this study is a lontar manuscript from the Kabuyutan Ciburuy Collection, Kec. Bayongbong Kab. Garut. Kawih Katanian (hereinafter abbreviated as KK) is a lontar manuscript with Old Sundanese script and language stored in a kropak numbered 24.
Most of the manuscripts were in a very fragile condition and had gaps on the sides, making them quite difficult to interpret. In addition, the manuscript is suspected of having mixed texts with other collections. In this research, the KK will go through several stages of cultivating a lontar script. First, codicological identification, disclosing physical aspects of lontar manuscripts through internal and external criticism. Second, handling textologically, the text is reconstructed closer to the original and free from writing errors with written tradition conventions as the background. Third, KK is translated into a language that is widely understood by the public, namely Indonesian. Furthermore, in disclosing the content, the KK text will endeavor through a hermeneutic approach. KK consists of two forms of text. The first is a narrative text that tells the origin of rice plants and descriptive texts regarding food breeding and several other agricultural procedures that are thought to have been used in the XV-XVII centuries AD. Keywords: local wisdom, food honor, codicology, text reconstruction