Ratna Indriyanti, drg, Inne Suherna Sasmita, drg.,Sp.Peddan Arlette Suzy P. Pertiwi, drg.,Sp.KGA Fakultas: KEDOKTERAN GIGI Sumberdana: DIPA PNBP Tahun: 2006 Abstrak: Erupsi gigi adalah proses berkesinambungan meliputi perubahan posisi gigi melalui beberapa tahap mulai pembentukan sampai muncul ke arah oklusi dan kontak dengan gigi antagonisnya. Umur kronologis adalah umur berdasarkan tanggal, bulan, dan tahun kelahiran. Tujuan penelitian adalah mendapatkan gambaran pola erupsi gigi permanen berdasarkan umur kronologis siswa SDN Sirnasari dan Madrasah Ibtidaiyah Nurul Falah Kabupaten Sumedang bulan Juli – Agustus tahun 2006. Metode penelitian adalah deskriptif dengan teknik survei. Sampel berjumlah 526 orang, didapat melalui stratified random sampling. Penelitian dilakukan dengan melihat semua gigi permanen yang telah erupsi mulai dari adanya tanda putih pada puncak gusi sampai sepertiga mahkota gigi muncul di rongga mulut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola erupsi gigi permanen sesuai dengan urutan erupsi adalah 16, 26, 11, 21, 12, 22, 14, 24, 15, 25, 13, 23, 17, 27, sedangkan pada rahang bawah adalah 31, 41, 36, 46, 32, 42, 34, 44, 35, 45, 33, 43, 37, 47. Kesimpulan penelitian adalah pola erupsi gigi permanen rahang atas dan bawah tidak sama, yaitu rahang atas lebih dulu daripada bawah Kata kunci:
idris
[utech_latest_posts category=’idris’]