October 25, 2006

Persepsi Peternak terhadap Model Bantuan Ternak Domba (Survey di Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang)

Slamet Rachmat, Ir.,MSi, Siti Homzah, Ir.,MSdan Mochamad Ali Mauludin, S.Pt Fakultas: PETERNAKAN Sumberdana: DIPA PNBP Tahun: 2006 Abstrak: Tujuan penelitian untuk mengungkapkan persepsi petani eks perambah hutan terhadap : 1) Fungsi G. Geulis dan Gerakan Rehabilitasi Lahan Kritis (GRLK), 2) Bantuan ternak domba, dan 3) Konsep KUBA. Penentuan sampel dilakukan secara purposif. Unit analisis petani penerima bantuan ternak domba yang berada di desa Jatiroke, desa Jatimukti, dan desa Cisempur. Penelitian dilakukan dengan metode studi kasus melalui pendekatan kualitatif, dianalisis secara deskriptif. Kesimpulan hasil penelitian sebagai berikut: 1) Petani berinteraksi dengan G. Geulis merupakan tindakan sosial dalam interaksi timbal balik dengan bentuk kelompok yang tidak terorganisir, sedangkan isinya memenuhi kepentingan objektif yaitu kebutuhan primer; 2) Petani berpersepsi fungsi fisik G. Geulis sebagai lahan usaha tani belum memahami hubungan antara GRLK dengan peningkatan fungsi hutan secara fisik dan sosial; 3) Persepsi petani terhadap makna bantuan domba adalah: (a) Bantuan domba adalah pesangon (b) Bantuan domba adalah bantuan dalam keadaan mendesak (c) Bantuan domba adalah modal usaha yang harus dipertanggungjawabkan; 4) Persepsi petani terhadap usaha ternak dombanya akan berhasil bila: (a) Jumlah domba yang dipelihara 15-20 ekor atau diterapkan (b) Konsep ACLOG BANGKONG; 5) Persepsi petani terhadap makna kelompok, sebagai syarat menerima bantuan domba (a) Konsep KUBA belum dipahami oleh petani (b) Proses berpikir petani pada perubahan masih berproses secara evolusioner Kata kunci:

Artikel terkait