December 5, 2019

Pengujian Kualitas Air Sumur Masyarakat Kecamatan Rancaekek

Pada bulan Agustus tahun 2017, kembali masyarakat Rancaekek dan Cicalengka mengalami krisis air bersih, yang digunakan untuk keperluan sehari-hari. Warna air sumur menguning dan bau, sehingga diperlukan pasokan air dari luar daerah. Pengecekan kualitas air sumur yang dimiliki masyarakat dapat dijadikan acuan untuk mencarari solusi, baik berupa pengolahan maupun pemanfaatan yang lebih tepat .

Tim pelaksana kegiatan Pengabdian pada Masyarakat yang diketuai oleh Dr. Winantris., MS dari Fakultas Geologi Universitas Padjadjaran (Unpad) melaksanakan Kegiatan peningkatan kualitas air sumur masyarakat menjadi target utama dalam kegiatan Pengabdian pada Masyarakat di desa Cipeundeuy Rancaekek Kabupaten Bandung,berdasarkan hasil uji kualitas air yang kami lakukan semua sampel air tidak layak untuk dijadikan aban air minum. Air sumur berwarna kuning dan keruh berbau seperti air selokan.

Dalam kegiatan pengabdian kali ini kami melakukan pemasangan 10 unit alat penyaringan air sederhana, dengan harapan bisa dijadikan percontohan. Dengan alat ini kualitas air dapat ditingkatkan menjadi lebih jernih dan berkurang baunya. Alat ini pun biayanya dapat terjangkau oleh masyarakat. 

Artikel terkait