Aep Wawan Irwan, Ir.,M.S, Agus Wahyudin, Ir.,M.Sidan Cucu Suherman, Ir.,M.Si Fakultas: PERTANIAN Sumberdana: DIPA PNBP Tahun: 2006 Abstrak: Percobaan untuk mengetahui sampai seberapa jauh pengaruh pupuk organik terhadap hasil kedelai dalam sistem tumpangsari dengan kedelai di Jatinangor.telah dilakukan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Unpad Jatinangor, mulai bulan Maret 2006 sampai dengan bulan Oktober 2006. Metode penelitian yang dipergunakan adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas enam perlakuan dan diulang empat kali, terdiri atas : A = Pupuk dasar (50 kg/ha Urea + 125 kg/ha SP-36 + 100 kg/ha KCl); B = Pupuk dasar + 100 kg/ha pupuk organik Guano; C = Pupuk dasar + 200 kg/ha pupuk organik Guano; D = Pupuk dasar + 300 kg/ha pupuk organik Guano; E = Pupuk dasar + 400 kg/ha pupuk organik Guano dan F = Pupuk dasar + 500 kg/ha pupuk organik Guano. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pupuk dasar dan pupuk organik Guano berpengaruh lebih baik dibandingkan dengan perlakuan pupuk dasar saja terhadap pertumbuhan, komponen hasil dan hasil kedelai yang ditumpangsarikan dengan tanaman sorghum di Jatinangor. Semakin tinggi dosis pupuk organik Guano, semakin tinggi pertumbuhan, komponen hasil dan hasil kedelai Kombinasi pupuk dasar dan pupuk organik Guano 200 kg/ha memberikan pengaruh yang lebih baik dibandingkan dengan perlakuan lainnya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai Kata kunci:
idris
[utech_latest_posts category=’idris’]