November 23, 2009

Penambahan Limbah Tahu Dalam Pengomposan Sampah Organik Untuk Meningkatkan Populasi Mikroba

Oviyanti Mulyani, SP., M.Si, Dr. Reginawanti Hindersah, Ir., MP, Betty Natalie F, Ir., MP Fakultas: PUSLIT BIOTEKNOLOGI Sumberdana: LITMUD Tahun: 2009 Abstrak: Salah satu cara untuk mengotimalkan peran mikroba tanah dalam budidaya tanaman adalah aplikasi kompos ke dalam tanah. Kualitas mikrobiologis kompos dapat ditingkatkan dengan menambahkan komponen organik lain dan bioaktivator dalam pembuatan kompos. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui populasi total bakteri, jamur, Azotobacter sp dan bakteri pelarut fosfat akibat pemberian limbah tahu dan bioaktivator pada proses pembuatan kompos dari limbah organik rumah tangga. Rancangan percobaan adalah Racangan Petak Terbagi dengan bioaktivator (2.5; 1.9; 1.3 ml kg-1 bahan kompos).sebagai petak utama dan limbah tahu (0; 100; 200 g kg-1 bahan kompos) sebagai anak petak. Limbah tahu berinteraksi dengan bioaktivator untuk meningkatkan populasi total bakteri, jamur, Azotobacter sp dan bakteri pelarut fosfat. Populasi total bakteri, jamur, dan Azotobacter sp tertinggi terdapat pada kompos yang dibuat dengan 100 g kg-1 limbah tahu dan 2.5 ml kg-1 bioaktivator sedangkan populasi bakteri pelarut fosfat tertinggi terdapat pada kombinasi 100 g kg-1 limbah tahu dan 1.9 ml kg-1 bioaktivator. Dengan demikian, limbah tahu dan bioaktivator pada bahan kompos dapat meningkatkan kualitas mikrobiologis kompos. Kata kunci: Mikroba, kompos, limbah pabrik tahu, bioaktivator

Artikel terkait