November 23, 2019

Pelatihan Pembuatan Silase Jagung untuk Meningkatkan Pendapatan dalam Rangka Memotivasi Peternak Sapi Pasundan

Integrasi antara usaha tani dengan usaha ternak telah lama dipraktekkan oleh masyarakat setempat. Sumber utama pendapatan masyarakat adalah usaha tani jagung dan palawija sedangkan usaha ternak merupakan usaha utama dan sampingan. Penjualan limbah tani yang sederhana memudahkan petani dalam membersihkan lahan tani, namun petani kehilangan kesempatan terbaik dalam memperoleh keuntungan tersebut. Nilai dari limbah jagung akan bertambah bila limbah tersebut diolah sekaligus diawetkan untuk dijadikan pakan ternak. Opportunity cost of capital akan berubah bila petani melakukan pengolahan tersebut.

Tim pelaksana kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat yang diketuai oleh Prof. Dr. Drs. Ir.  M. Munandar Sulaeman, M.S. dari Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran melasanakan kegiatan pelatihan pembuatan silase jagung yang dilaksanakan di Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan praktik melalui produksi yang tidak optimal agar petani dan peternak memperoleh produktivitas usaha yang efektif dan lebih efisien.

Pemaparan materi PKM mengenai pengolahan limbah jagung menggunakan metode ruang kelas. Kemudian dilanjutkan dengan pembuatan silase secara langsung yang dilakukan oleh para peternak yang dibantu oleh fasilitator. Setelah disimpan 2 minggu dan dibuka lalu dibagikan dan diberikan penilaian serta diskusi antara target sasaran dengan fasilitator PKM. Output dari pelatihan ini untuk meningkatkan pengetahuan mengenai pengolahan limbah jagung sebagai pakan ternak yang diharapkan akan meningkatkan penghasilan para peternak/ petani.

Artikel terkait