I Made Joni, S.Si.,M.Sc., Darmawan Hidayat, S.Si.,MT. dan Bambang Mukti Wibawa, Drs.,MS. Fakultas: MIPA Sumberdana: DIKS Tahun: 2005 Abstrak: Ekonofisika adalah sebuah bidang sains transdisipliner yang saat ini terus berkembang dan menarik untuk para ekonom yang sedang mencari model cangggih untuk proses ekonomi sekaligus juga bagi fisikawan yang tertarik dalam metode fisika untuk analisis kuantitatif pasar dan pemodelan sistem ekonomi. Salah satu aspek yang paling mendasar dari dinamika sistem pasar finanasial adalah interaksi antara agen. Oleh karena itu pada penelitian ini penulis bertujuan untuk mendesain suatu model yang mampu menggambarkan proses interaksi secara mikro dan selanjutnya dapat menganalisa sistem pasar finansial dan perilaku fluktuasi harga. Salah satu model yang tepat untuk menggambarkan dinamika sistem pasar finansial dengan agen heterogen adalah model spin. Model spin ini dapat menggambarkan karakteristik sistem pasar finansial dan mengkorelasikan magnetisasi interaksi agen dengan volume perdagangan dan nilai log return yang diperoleh, dengan log return merupakan perubahan logaritmik harga pada saat t dengan harga pada saat t-1. Dilakukan penetapan parameter model yaitu alpha untuk memperoleh data yang mampu menggambarkan perilaku pasar finansial di BEJ berdasarkan data yang diambil dari tahun 2002-2005 untuk Astra International Tbk dan Indosat Tbk. Data-data yang diperoleh dari model dan BEJ dianalisa dan dilakukan perbandingan berdasarkan perangkat-perangkat analisa yang biasa digunakan dalam pasar finansial, seperti pengelompokan volatilitas, standar deviasi, skewness, kurtosis, sifat pengskalaan dan multifraktalitasnya. Hasil terbaik yang dicapai model adalah pada parameter alpha 9,8892 untuk Astra International Tbk dan nilai alpha 9.134 untuk Indosat Tbk. Pada kondisi ini sistem pasar finansial memiliki sifat pengelompokan volatilitas yang tinggi, tetapi tidak bersifat acak. Hal ini diperlihatkan dari sifat pengskalaan dan multifraktalitasnya yang menunjukkan self-similarity, artinya bahwa fluktuasi data harga selanjutnya dapat diramal. Hasil analisis dan perbandingan menunjukkan bahwa model menghasilkan berturut-turut nilai skewness 0.9479, kurtosis 2.5139 untuk Astra International Tbk dan nilai skewness 0.8174, kurtosis 1.966 untuk Indosat Tbk. Berdasakan hasil analisa perbandingan tersebut dapat disimpulkan bahwa model berbasiskan model spin ini dapat digunakan untuk meninjau sistem pasar finansial Bursa Efek Jakarta yang ditunjukkan oleh adanya variabel yang diperoleh dari model mempunyai nilai toleransi kesalahan maksimum sebesar dua persen. Untuk selanjutnya penelitian ini akan dikembangkan dengan variasi pengskalaan dan menvariasikan jumlah kelompok fundamentalist dan kelompok interaksi agen pada nilai alpha tetap Kata kunci: Ekonofisika;Pasar saham; Model spin; Volatilitas
idris
[utech_latest_posts category=’idris’]