Citra Bakti, SP., M.Si, Murgayanti, SP., MP, Syariful Mubarok, SP Fakultas: PERTANIAN Sumberdana: LITMUD Tahun: 2008 Abstrak: Aglaonema adalah tanaman hias indoor yang terkenal dan ekonomis. Tingginya permintaan pasar untuk unit tanaman yang berkualitas menuntut perbanyakan dalam waktu singkat dan dalam jumlah yang banyak. Perbanyakan dengan cara konvensional bisa dilakukan tetapi akan menemui kendala karena jumlah anakan yang dihasilkan tidak terlalu banyak dan membutuhkan waktu cukup lama. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan cara perbanyakan aglaonema secara mikropropagasi dengan sumber eksplan mata tunas dan daun muda. Media yang digunakan adalah media Murashige dan Skoog dengan 5, 10, 15 atau 20 ppm zat pengatur tumbuh Benzil Adenin untuk propagasi mata tunas dan 2.4-D untuk propagasi daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua konsentrasi zat pengatur tumbuh tidak menunjang pertumbuhan pupus atau kalus. Dengan demikian jenis dan konsentrasi zat pengatur tumbuh yang tepat untuk perbanyakan aglaonema dengan in-vitro mikropropagasi melalui mata tunas maupun daun belum berhasil diperoleh Kata kunci: Aglaonema, mikropropagasi, Benzil Adenin, 2,4-D
idris
[utech_latest_posts category=’idris’]