February 18, 2010

Ketahanan Pangan Masyarakat pada daerah Rawan Bencana Alam (Kasus Bencana Alam tanah Longsor di Kec Cibinong Kab. Cianjur Jawa Barat)

Eliana Wulandari,SP., MM Dr. Hepi Hapsari, Ir., MS Pandi Pardian, ST., MBA Fakultas: PERTANIAN Sumberdana: LITMUD Tahun: 2010 Abstrak: Ketahanan pangan merupakan kondisi terpenuhinya pangan bagi rumahtangga yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, merata, dan terjangkau. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi ketahanan pangan masyarakat setelah terjadinya bencana alam tanah longsor dan merekomendasikan upaya-upaya yang perlu dilakukan dalam menanggulangi masalah ketahanan pangan masyarakat korban bencana alam tanah longsor di Kecamatan Cibinong Kabupaten Cianjur. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Cianjur Kecamatan Cibinong yaitu di Desa Cikangkareng dan Desa Pamoyanan dengan menggunakan metode studi kasus dengan teknik penelitian survei. Pengolahan data dan informasi menggunakan analisis deskriptif dan tabulasi silang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makanan pokok masyarakat di Desa Cikangkareng dan Desa Pamoyanan yaitu nasi tersedia baik sebelum bencana alam terjadi maupun setelah terjadi bencana alam. Namun ketersediaan tepung-tepungan, tempe, tahu, telur, susu dan daging ayam atau daging sapi menurun setelah terjadinya bencana alam. Makanan pokok, lauk pauk dan buah-buahan mudah diperoleh baik sebelum terjadi bencana alam maupun setelah bencana alam terjadi namun harga kebutuhan sehari-hari masih tergolong tinggi. Kualitas pangan yang dikonsumsi sebelum bencana alam terjadi maupun setelah bencana alam adalah baik dan aman. Bantuan yang diberikan oleh pemerintah terhadap korban bencana alam yang terjadi Desa Cikangkareng dan Desa Pamoyanan tidak efektif dan tidak merata. Peneliti memberi rekomendasi perlunya program lumbung pangan yang dikelola secara aktif dan berkesinambungan, pemerintah perlu menggalakkan program diversifikasi pangan dan sistem pengelolaan dan pengawasan distribusi bantuan perlu lebih dibenahi dalam rangka mencapai tujuan masyarakat yang adil dan merata. Kata kunci:

Artikel terkait