June 19, 2011

Karakteristik Kekritisan DAS Citanduy di Wilayah Longsor dan Revitalisasi Rehabilitasi Hutan dan Lahan melalui Teknologi Stabilisasi Lereng – Vegetasi Terpadu

Prof. Dr. Ir. H. R. Febri Hirnawan Fakultas: TEKNIK GEOLOGI Sumberdana: KILAB Tahun: 2011 Abstrak: Wilayah DAS Citanduy merupakan wilayah rawan longsor. Rehabilitasi Hutan dan Lahan mengalami kesulitan tanpa pendekatan terpadu, yakni disertai rekayasa stabilisasi lereng wilayah hulu DAS tersebut. Tingkat kerawanan wilayah bervariasi, sehingga diperlukan pemetaan geologi teknik zonasi tingkat ketidakstabilan lereng, berupa unit-unit ataupun zona-zona rawan longsor yang berbeda-beda. Selain itu untuk setiap zona diperlukan indikator sebagai petunjuk tingkat kerawanan tersebut dengan mengukur faktor keamanan lereng masing-masing zona, disertai kondisi kurva-kurva hubungan antara suspended load sub-subDAS versus debitnya. Indikator tentang kurva itu merupakan hipotesis yang menyatakan bahwa semakin curam kurva ybs menandakan wilayah hulu yang dimanifestasikannya akan semakin memiliki kondisi erosi paling intensif, sehingga makin rawan longsor. Untuk itu dihasilkan faktor keamanan yang menandakan lereng-lereng berkestabilan kritis pada zona-zona rawan longsor tersebut. Kata kunci:

Artikel terkait