Dr.Ir. Muhammad Hasan Hadiana, MS

Calon Promotor Padjadjaran Doctoral Scholarship Tahun 2022

 

Nama Lengkap : Dr.Ir. Muhammad Hasan Hadiana, MS
E-mail : [email protected]
Bidang Keahlian : Sosial Ekonomi Peternakan

Prodi S3 Calon Mahasiswa:
Doktor Ilmu Peternakan minat Sosial Ekonomi Pembangunan Peternakan
Judul Penelitian yang Ditawarkan:
Peran Koperasi dalam Menyangga Penghidupan (Livelihood) dan Kesejahteraan Finansial (Financial Welfare) Peternak Sapi Perah

The Role of Cooperatives in Supporting Livelihood and Financial Wellfare of Dairy Farmer

 

Abstrak :
Koperasi merupakan badan usaha yang bertujuan memajukan kesejahteraan anggotanya yang sekaligus berdampak pada kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat. Pencapaian tujuan tersebut dilaksanakan dengan mengorganisaisikan dan menggali potensi sumberdaya anggotanya maupun potensi ekonomi masyarakat dapat dijangkau bisnis koperasi. Kesejahteraan memiliki dimensi yang luas, dan dapat dipersepsikan beragam bergantung dari perspektif mana menilainya, apakah dari anggota koperasi, masyarakat atau lembaga yang berkepentingan (pemerintah dan lembaga sosial kemasyarakatan lainnya). Setiap sudut pandang dapat menilai kesejahteraan orang dan menghasilkan kesimpulan yang berbeda.

Setiap koperasi sebaiknya memiliki suatu indikator yang dapat dijadikan acuan penilaian atas keberhasilan dalam meningkatkan kesejahteraan anggota, di samping itu diperlukan indikator kinerja dan partisipasi anggota terhadap koperasi, sehingga koperasi dapat merumuskan standar-standar pelayanan yang tidak semata-mata memenuhi prinsip pemerataan, namun juga azas keadilan yang menyeimbangkan antara partisipasi atau kontribusi anggota ke koperasi dan pemberian pelayanan dari koperasi kepada anggota. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana peranan koperasi di sektor persusuan dalam menyangga penghidupan (livelihood) dan kesejahteraan (welfare) anggotanya. Secara lebih spesifik penelitian ini dapat menjawab beberapa pertanyaan penelitian, diantaranya (1) bagaimana keragaman skala produksi peternakan sapi perah yang dimiliki anggota, (2) berapa ukuran optimal produksi susu yang dapat mensejahterakan peternak secara finansial, (3) bagaimana koperasi berkontribusi dalam mendukung ketahanan finansial penghidupan petani, (4) apakah ada hubungan kausal antara pelayanan koperasi dengan skala usaha petani, serta kesejahteraan finansialnya.

Sampel penelitian sebanyak 250 peternak sapi perah atau unit pengambilan keputusan yang tersebar di beberapa wilayah koperasi primer peternakan sapi perah di Jawa Barat, yaitu di Kabupaten Bandung (KPBS Pangalengan), Kabupaten Bandung Barat (KPSBU Lembang), Kabupaten Sumedang (KSU Tandangsari), Kabupaten Garut (KPGS). Sampel adalah rumah tangga peternak, diambil secara acak berjenjang (two stage random sampling), tahap pertama memilih kelompok peternak, dan tahap kedua menetapkan sample rumah tangga peternak pada kelompok terlipih. Penelitian menggunakan metode pendekatan kulitatif dan kuantitatif. Persepsi responden atas pelayanan koperasi kepada anggota dan kesejahteraan peternak diukur dengan skala ordinal. Untuk mendapatkan ukuran kinerja relatif peternak anggota dianalisis menggunakan pendekatan kuantitatif determinsitik melalui Data Envelopment Analysis. Analisis ini menghasilkan indeks kinerja peternak relatif dalam hal efisiensi teknis usaha peternakan (sebagai decision management unit) maupun indeks partisipasi anggota dalam berkoperasi.

Penelitian ini akan menghasilkan suatu metode pengukuran performa setiap individu anggota dalam sistem koperasi sapi perah, berupa dimana indeks efisiensi teknis usaha anggota dan indeks partisipasi anggota dalam berkoperasi. Dengan metode indeks ini, memungkinkan koperasi dapat menilai dan membandingkan performa setiap anggotanya sebagai sumber informasi yang diperlukan untuk pembinaan dan meningkatkan pelayanan kepada anggotanya.

Kata kunci: penghidupan, kesejahteraan, indeks kinerja, partisipasi anggota

Abstract:

Cooperatives are business entity that aim to improve the welfare of its members. They develop their business by organizing their member and optimizing the economic potential of both members’ businesses and community resources. Welfare or prosperity has a broad dimension, it can be seen from various perspectives, such as members of cooperatives, the community, and the institutions concerned (government and other social institutions). Each point of view can assess the well-being of people and come to different conclusions from each other.

Bringing members to prosper is not only a cooperative task. This is also the responsibility of the member himself (as the leader of the family) and should also be a concern of state and local governments (as mandated by the constitution). Cooperatives should have methods for measuring key indicators related to member welfare, as well as measuring performance indicators of member participation in cooperation. Therefore, cooperatives can set cooperative service standards or regulation to meet the fairness principles that balances member participation and cooperative services, rather than the principle of equality in service where all members get the same service.This research aims to determine the role of dairy cooperatives in supporting their members’ livelihoods and financial welfare. More specifically, this research can answer several research questions, such as (1) how is the diversity of dairy farm production scales owned by members, (2) what is the optimal size of raw milk production that can prosper farmers financially, (3) how cooperatives contribute to support the financial resilience of farmers’ livelihoods, (4) is there a causal relationship between cooperative services and the scale of farmers’ businesses, as well as their financial welfare.

The sample size is 250 dairy farmers or decision management units spread across four dairy cooperative areas in four districts in West Java, namely Bandung, West Bandung, Sumedang and Garut regencies. The sample was selected using two-stage random sampling. The first stage is to select farmer groups, and the second stage is to select a sample of farmers within the selected group. This researchuses qualitative and quantitative methods. Respondents’ perceptions of cooperative services were measured using an ordinal measurement scale. Measure the relative performance of dairy farm and members participation in cooperation use envelopment data analysis. The analysis result in a relative performance index for each farmer (decision management unit) both in terms of achieving technical efficiency and participation in cooperation.


This study was designed to develop a method for measuring the performance of each member farmer in a dairy cooperative. This analytical method produces an index of the technical efficiency of farming and an index of their participation in cooperation. With indexing, cooperatives can evaluate and compare the performance of each member. This is a source of information needed to improve the task of cooperatives in fostering and improving services to their members.

Keywords: livelihood, welfare, technical efficiency, member’s participation.