Nama Lengkap : Dr. Gemilang Lara Utama, S.Pt., MIL.
E-mail : [email protected]
Bidang Keahlian : Mikrobiologi Pangan, Penanganan Limbah Pangan, Ilmu Lingkungan
Prodi S3 Calon Mahasiswa: Teknologi Agroindustri / Bioteknologi
Judul Penelitian yang Ditawarkan:
PEMANFAATAN MIKROORGANISME PENGHASIL BIOAKTIF POTENSIAL ANTIDIABETES DARI PANGAN FERMENTASI TRADISIONAL INDONESIA BERBASIS KEDELAI
POTENTIAL ANTI-DIABETIC BIOACTIVE PRODUCING MICROORGANISMS FROM SOYBEAN-BASED INDONESIAN TRADITIONAL FERMENTATION FOODS
Abstrak:
Penyakit diabetes merupakan gangguan metabolisme yang dapat dikarakterisasi dengan tingginya kadar glukosa dalam darah. Salah satu faktor yang menyebabkan timbulnya penyakit ini adalah radikal bebas. Konsumi pangan yang mengandung senyawa antidiabetes merupakan salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk mengatasi penyakit ini. Indonesia memiliki keragaman pangan eksotis yang dapat digunakan sebagai pangan fungsional, sehingga dapat memberikan efek kesehatan tertentu. Bahan pangan eksotis Indonesia yang berbasis kedelai terfermentasi secara spontan, mengandung beragam senyawa bioaktif potensial, termasuk diantaranya senyawa antidiabetes. Studi literatur yang telah dilakukan sebelumnya menunjukkan bahwa aktivitas antidiabetes pada pangan berbasis kedelai terfermentasi merupakan efek gabungan dari turunan protein dan isoflavon aglikon yang disintesis oleh mikroorganisme. Oleh karena itu, studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi mikroorganisme penghasil senyawa potensial antidiabetes yang nantinya akan dimanfaatkan sebagai bahan campuran pangan antidiabetes.
Penelitian ini akan menggunakan pendekatan multi omik, menggabungkan pendekatan metagenomik dan metabolomik untuk memberikan gambaran komprehensif terkait mikroorganisme penghasil senyawa potensial antidiabetes yang diisolasi dari pangan eksotis Indonesia berbasis kedelai terfermentasi. Kemudian, setelah mikroorganisme terpilih diisolasi dan dikarakterisasi, dilakukan desain ekperimental untuk mengasilkan prototipe proses fermentasi yang optimum untuk memproduksi senyawa potensial yang memiliki aktivitas antidiabetes. Selanjutnya, dilakukan analisis in vitro meliputi analisis aktivitasnya sebagai inhibitor enzim α-glukosidase dan trans-aktivasi PPAR-γ, serta aktivitasnya sebagai antioksidan eksogen dan penginduksi antioksidan endogen. Setelah itu, analisis dilanjutkan dengan pendekatan in vivo, terhadap tikus obesitas yang diinduksi STZ untuk mengetahui efek modulasi yang ditimbulkan senyawa antidiabetes terhadap penyakit diabetes.
Abstract:
Diabetes is a metabolic disorder characterized by high levels of glucose in the blood. One of the factors that cause this disease is free radicals. Consuming food containing anti-diabetic compounds is an alternative that can be done to overcome this disease. Indonesia has a variety of exotic foods that can be used as functional foods, so that they can provide certain health effects. Spontaneously fermented soybean-based exotic Indonesian food ingredients contain a variety of potential bioactive compounds, including anti-diabetic compounds. Previous literature studies have shown that the antidiabetic activity of fermented soy-based foods is a combined effect of protein derivatives and aglycone isoflavones synthesized by microorganisms. Therefore, this study aims to identify microorganisms that produce potential anti-diabetic compounds which will be used as anti-diabetic food ingredients.
This study will use a multi-omic approach, combining metagenomic and metabolomic approaches to provide a comprehensive picture of potential anti-diabetic compound-producing microorganisms isolated from Indonesian exotic food based on fermented soybeans. Then, after the selected microorganisms were isolated and characterized, an experimental design was carried out to produce an optimum prototype of the fermentation process to produce potential compounds with anti-diabetic activity. Furthermore, an in vitro analysis was carried out including analysis of its activity as an inhibitor of the enzyme α-glucosidase and trans-activation of PPAR-γ, as well as its activity as an exogenous antioxidant and an inducer of endogenous antioxidants. After that, the analysis was continued with an in vivo approach, on STZ-induced obese rats to determine the modulating effect of anti-diabetic compounds on diabetes.