Tim Program Pengabdian Masyarakat (PPM) Universitas Padjadjaran (Unpad) yang diketuai oleh Dr. Yevis Marty Oesman dan beranggotakan Dr. Arief Helmi; dan Dr. Umi Kaltum melakukan kegiatan pengabdian dalam meningkatkan keterampilan pemasaran online yang dilakukan di Pesantren Istana Dhuafa berlokasi di Bandung Barat. Pesantren Istana Dhuafa dipilih oleh tim PPM Unpad lantaran pesantren ini memiliki potensi besar untuk dikembangkannya kegiatan usaha yang telah dijalani sebelumnya.
Tim PPM melakukan tiga bentuk kegiatan pelatihan antara lain: pelatihan motovasi bisnis, pelatihan pemasaran,dan keterampilan pemasaran online. Tim PPM mengadakan sosialisasi dan pelatihan tentang sikap dan pola pikir terkait pemasaran online, pemberian gagasan inovasi-inovasi produk untuk menarik minat pembeli seperti rasa, kemasan, dan lain-lain, sosialisasi pengembangan kegiatan jangka panjang, menjalin kerjasama dengan instansi atau lembaga pemerintah agar dapat meningkatkan efektifitas penjualan, membuat web/akun sosial media sendiri agar produk yang akan mereka jual dapat disebarluaskan dan menarik perhatian banyak masyarakat luar, memperkenalkan pentingnya e-commerce dalam membantu pemasaran online di era digital.
Tahap pertama, tim melakukan Pelatihan motivasi bisnis berupa pemberian orientasi kepada para santri. Dalam memanfaatkan peluang dan tantangan berbisnis. Diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini para santri mampu membaca peluang bisnis dan mampu merencanakan produk serta memulai bisnis dengan modal yang kecil.
Tahap kedua tim melakukan pelatihan pemasaran, para santri mendapat penjelasan tentang konsumen serta program pemasaran, yang meliputi program produk, harga, distribusi dan promosi. Diharapkan dengan materi pemasaran, para santri mampu secara kreatif merencakan produk, harga, promosi dan distribusi yang dapat memenuhi harapan konsumen.
Tahap ketiga, dan merupakan inti dari kegiatan PPM, tim melakukan pelatihan pemasaran online, para santri dilatih secara praktek bagaimana dapat menggunakan media internet/online untuk penjualan produk. Materi yang diberikan kepada para santri yaitu Langkah-langkah Pemasaran Online Kerupuk Kulit Nuha Pesantren Istana Dhuafa di platform penjualan online (Tokopedia/shopee/IG). Langkah-langkahnya meliputi registrasi akun di marketplace agar memiliki toko online, verifikasi nomer agar terdaftar pada akun masing-masing, sehingga akun dapat digunakan, membuka toko dengan memasukan data-data yang diperlukan, dan yang terakhir memasukkan produk dengan memasukan gambar, kegunaan produk, keunggulan produk, manfaat produk, dan hal-hal seputar produk tersebut yang dianggap berbeda dari penjual lainnya. Jika produk yang telah diedit maka produk tersebut di upload agar bisa dilihat oleh calon pembeli.