Nama Lengkap : Prof. Dr. Ir. Abun, MP., IPM
E-mail : [email protected]
Bidang Keahlian : Nutrisi Ternak Unggas dan Teknologi Pakan
Prodi S3 Calon Mahasiswa: Ilmu Peternakan
Judul Penelitian yang Ditawarkan:
EKSPLORASI POTENSI MIKROALGA (Spirulina sp. DAN Chlorella sp.) SEBAGAI SUPLEMEN PENDUKUNG PRODUKTIVITAS DAN KESEHATAN AYAM BROILER
EXPLORATION THE POTENCIAL OF MICROALGAS (Spirulina sp. AND Chlorella sp.) AS SUPPLEMENTS FOR PRODUCTIVITY AND HEALTH OF BROILERS
Abstrak:
Indonesia memiliki keanekaragaman hayati dan sumber daya alam yang kaya. Mikroalga merupakan salah satu sumber potensial yang dapat dikembangkan di Indonesia. Mikroalga ini adalah penyumbang produksi oksigen terbesar di dunia; fotosintesis oleh mikroalga menyumbang hampir setengah dari semua produksi oksigen. Mikroalga juga mengandung DHA (Docosahexaenoic acid), antioksidan, biopigmen, kandungan protein yang tinggi, dan berbagai manfaat lainnya. Potensi penggunaan mikroalga ini dalam industri pakan ternak sangat besar, dengan pengujian sebelumnya menunjukkan bahwa menambahkan mikroalga Chlorella vulgaris (CLV) sebanyak 10% ke ransum meningkatkan kinerja ayam pedaging. Namun, pemanfaatan mikroalga di Indonesia masih sangat terbatas. Yang menggugah minat penulis untuk melakukan penelitian dengan judul “Eksplorasi Potensi Mikroalga (Spirulina sp. dan Chlorella sp.) sebagai Suplemen Produktivitas dan Kesehatan Ayam Broiler”.
Kajian ini diawali dengan review jenis mikroalga yang terdapat di Indonesia, serta metode pengolahan dan aplikasi yang dikembangkan hingga saat ini, khususnya untuk digunakan sebagai pakan ternak. Tahap selanjutnya adalah uji kandungan metabolit mikroalga yang akan digunakan (Spirulina sp. dan Chlorella sp.) untuk mengetahui kandungan fitokimia, metabolit sekunder, imunomodulator, dan bahan lain yang dapat digunakan sebagai pakan, serta tingkat pakan ternak. Tahapan selanjutnya adalah melakukan percobaan in vivo pada ayam pedaging untuk mengetahui pengaruhnya terhadap performa ternak, kesehatan ternak, dan kualitas produk. Publikasi ilmiah, produk feed additive yang berkualitas dan dapat digunakan oleh masyarakat luas, peningkatan lapangan kerja dan industri peternakan di Indonesia, serta terwujudnya swasembada pangan dengan memenuhi kebutuhan pangan sumber protein hewani dan peningkatan kemampuan ekspor Indonesia ke mancanegara adalah hasil yang diinginkan dari penelitian ini.
Abstract:
Indonesia has a rich biodiversity and natural resources. Microalgae is one of the potential sources that can be developed in Indonesia. This microalgae is the world’s largest contributor to oxygen production; photosynthesis by microalgae accounts for nearly half of all oxygen production. Microalgae also contains DHA (Docosahexaenoic acid), antioxidants, biopigments, a high protein content, and a variety of other benefits. The potential use of this microalgae in the animal feed industry is enormous, with previous testing showing that adding as much as 10% Chlorella vulgaris (CLV) microalgae to the ration improved performance in broiler. However, the use of microalgae in Indonesia is still very limited. Which piqued the author’s interest in conducting research with the title “Exploration the Potential of Microalgae (Spirulina sp. and Chlorella sp.) as Supplement for the Productivity and Health of Broiler”.
This study began with a review of the types of microalgae found in Indonesia, as well as the processing methods and applications that have been developed to date, particularly for use as animal feed. The next step is to test the metabolite content of the microalgae that will be used (Spirulina sp. and Chlorella sp.) to determine the content of phytochemicals, secondary metabolites, immunomodulators, and other ingredients that can be used as feed, as well as the feed levels for livestock. The following stage involves conducting in vivo experiments on broilers to determine the impact on livestock performance, livestock health, and product quality. Scientific publications, quality feed additive products that can be used by the wider community, increased employment and the livestock industry in Indonesia, and the realization of food self-sufficiency by meeting the need for animal protein food sources and increasing Indonesia’s export capabilities to foreign countries are the intended outcomes of this research.