Nama Lengkap : Prof. Dr. Sukono, MM., M.Si.
E-mail : [email protected]
Bidang Keahlian : Matematika Keuangan
Prodi S3 Calon Mahasiswa: Matematika
Judul Penelitian yang Ditawarkan:
PEMODELAN HARGA OBLIGASI BENCANA MENGGUNAKAN PROSES POISSON EKSTREM MAJEMUK DAN RANTAI MARKOV
MODELING OF CATASTROPHE BOND PRICE USING COMPOUND EXTREME POISSON PROCESS AND MARKOV CHAIN
Abstrak:
Kecenderungan peningkatan intensitas bencana yang sedang terjadi saat dala lima dekade terakhir diprediksi akan berlanjut di masa mendatang. Untuk menghadapi hal tersebut, pemerintah suatu negara perlu meningkatkan kesiapsiagaannya, termasuk kesiapsiagaan dana penanggulangan bencana. Namun, saat ini banyak negara justru memiliki keterbatasan dana penanggulangan bencana karena sebagian dari mereka hanya mengandalkan anggaran dan bantuan sosial. Oleh karena itu, sumber dana baru untuk meningkatkan kesiapsiagaan dana penanggulangan bencana diperlukan. Salah satu cara alternatif untuk memperoleh sumber dana penanggulangan bencana baru adalah melalui asuransi. Tentu saja mekanisme yang digunakan bukan mekanisme asuransi biasa melainkan mekanisme khusus. Mekanisme ini mengaitkan risiko kerugian bencana negara dengan sekuritas keuangan di pasar modal. Dengan kata lain, asuradur/reasuradur melibatkan investor di pasar modal untuk menanggung risiko kerugian bencana negara secara bersama. Obligasi bencana adalah sekuritas keuangan paling sukses dalam mekanisme pengaitan risiko kerugian bencana negara dengan sekuritas keuangan di pasar modal. Obligasi bencana telah digunakan oleh beberapa negara, seperti Meksiko, Kuba, dan Kolombia. Akan tetapi, walaupun ini telah banyak digunakan, mekanisme penetapan harga wajarnya merupakan tahap fundamental yang harus terus dikaji. Ini karena penggunaan obligasi bencana masih sangat baru sehingga penelitian mengenai penetapan harganya masih sedikit.
Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang model penetapan harga wajar dari obligasi bencana. Metode yang digunakan adalah proses Poisson ekstrem majemuk (PPEM) dan rantai Markov. PPEM digunakan untuk menentukan probabilitas agregat kerugian dan magnitude bencana negara yang ekstrem, sedangkan rantai Markov digunakan untuk menghitung probabilitas perubahan stastus kebencanaan di suatu negara. Terakhir, model ini akan disimulasikan pada data bencana gempa bumi di Indonesia. Penelitian ini dapat membantu special-purpose vehicles dalam menentapkan harga obligasi bencana secara praktis. Lalu, hasil simulasi model dapat menjadi referensi bagi investor dalam membeli obligasi bencana sesuai dengan risiko dan return yang mereka inginkan.
Kata Kunci: Penetapan Harga, Obligasi Bencana, Proses Poisson Ekstrem Majemuk, Rantai Markov, Simulasi Numerik
Abstract:
The trend of increasing catastrophe intensity that is currently occurring in the last five decades is predicted to continue in the future. To deal with this, the government of a country needs to increase its preparedness, including the preparedness of funds for catastrophe prevention. However, many countries currently have limited funds for catastrophe prevention because some only rely on budgets and social assistance. Therefore, new sources of funds to improve preparedness and funds for catastrophe prevention are needed. One alternative way to obtain new funds for catastrophe prevention is through insurance. Of course, the mechanism used is not an ordinary insurance mechanism but a special mechanism. This mechanism links the risk of state catastrophe losses with financial securities in the capital market. In other words, insurers/reinsurers involve investors in the capital market to share the risk of country catastrophe losses. Catastrophe bonds are the most successful financial securities in linking the risk of state catastrophe losses with financial securities in the capital market. Several countries have used catastrophe bonds, such as Mexico, Cuba, and Colombia. However, although this has been widely used, the fair pricing mechanism is a fundamental stage that must be continuously studied. The use of catastrophe bonds is still so new that there is little research on their pricing.
Therefore, this study aims to design a fair pricing model for catastrophe bonds. The compound extreme Poisson process (PPEM) and a Markov chain are used. PPEM is used to determine the aggregate probability of catastrophic loss and the magnitude of extreme country catastrophes, while the Markov chain calculates the probability of change in catastrophe status in a country. Finally, the model will be simulated on earthquake catastrophe data in Indonesia. This research can assist special-purpose vehicles in pricing catastrophe bonds practically. Then, the model simulation results can be used to reference investors in buying catastrophe bonds according to the risk and return they want.
Keywords: Pricing, Catastrophe Bond, Compound Extreme Poisson Process, Markov Chain, Numerical Simulation.