Dr. Ekaning Krisnawati, M. Hum.

Calon Promotor Program Padjadjaran Excellence Fastrack Scholarship Tahun 2022

 

Nama Lengkap : Dr. Ekaning Krisnawati, M. Hum.

E-mail : [email protected]

Bidang Keahlian : Linguistik

Prodi S2 Calon Mahasiswa : Magister Linguistik/Budaya

Prodi S3 Calon Mahasiswa: Doktor Ilmu Sastra – Linguistik

Judul Penelitian yang Ditawarkan:

Ke(tidak)santunan Berbahasa di Ranah Publik: Manifestasi Nilai Budaya?

Linguistic (Im)politeness in Public Spheres: Is It a Cultural Value Manifestation?

 

Abstrak:

Kita tidak terlahir sebagai orang yang santun atau tidak santun. Ke(tidak)santunan dibentuk dan berkembang dalam lingkungan tempat kita hidup dan bertumbuh sehingga hal yang dianggap santun dalam satu kelompok masyarakat atau dalam satu budaya mungkin merupakan hal aneh atau tidak santun dalam kelompok atau budaya lain. Kesantunan berbahasa berkaitan dengan kesantunan dalam berperilaku karena salah satu perilaku santun adalah berbahasa santun. Kesantunan dalam berbahasa secara umum menyiratkan pentingnya untuk memberi keuntungan sebesar-besarnya untuk orang lain dan meminimalkan keuntungan bagi diri sendiri, termasuk tindak menyelamatkan muka interlokutor. Dalam kontinum lain, ketidaksantunan merupakan kebalikan dari kesantunan. Kesantunan berbahasa dapat disampaikan melalui beragam strategi, dan dalam kaitannya dengan ketidaksantunan, strategi yang tidak menunjukkan kesantunan dapat berarti strategi yang menyatakan sebaliknya. Penelitian ini akan membahas konsep ke(tidak)santunan berbahasa yang digunakan di berbagai ranah publik dalam beragam situasi ujar. Data penelitian mencakup data primer dan sekunder yang diperoleh dari berbagai situasi seperti interaksi di kelas, debat, ritual, maupun situasi lain. Dalam penelitian ini, akan dibahas pula hubungan antara ke(tidak)santunan dengan nilai budaya sehingga akan tampak nilai budaya yang harus dipelihara.

 

Abstract :

We are not born as polite or impolite humans. (Im)politeness is constructed and developed in the society where we live and grow so what is considered polite in one community or in one culture may be strange or disrespectful in another group or culture. Linguistic politeness is related to polite behavior because one of the polite behaviors is polite language. Linguistic politeness generally implies the importance of maximizing the benefits for others and minimizing the benefits for oneself, including the act of saving the face of the interlocutor. On another continuum, impoliteness is the opposite of politeness. Linguistic politeness can be conveyed through various strategies, and concerning impoliteness, a strategy that does not show politeness suggests a strategy that states the opposite. This study will discuss the concept of linguistic politeness used in various public spheres in various speech situations. Research data includes primary and secondary data obtained from various speech situations such as interactions in the classroom, debates, rituals, and others. In this study, the relationship between (im)politeness and cultural values will be discussed so it will be evident what cultural values should be preserved.