Betty Natalie Fitriatin, Ir.,MP, Reginawanti Hindersah, Ir.,MP dan Pujawati Suryatmana, Dra., MS Fakultas: PERTANIAN Sumberdana: DIPA RUTIN Tahun: 2006 Abstrak: Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui aktivitas enzim fosfatase dan status hara P tanah Ultisols pada pola tumpangsari tanaman pangan dan jati (Tectona grandis L.F.) yang dipengaruhi oleh pupuk hayati berupa CMA dan mikroba pelarut fosfat telah dilakukan di lahan tanaman jati yang dikelola oleh UNPAD di Jatinangor sejak bulan Juni sampai dengan September 2006. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok pola faktorial. Sebagai faktor pertama adalah pupuk hayati yang terdiri dari empat taraf yaitu tanpa pupuk hayati (p0) ; 2 ton.ha-1 (p1); 4 ton.ha-1 (p2); 6 ton.ha-1 (p3), sedangkan faktor kedua adalah pola tanam tumpang sari dengan jati yang terdiri dari tiga taraf yaitu tumpang sari dengan jagung (t1); tumpang sari dengan kedelai (t2); tumpang sari dengan jagung dan kedelai (t3). Percobaan diulang tiga kali, sebagai pengamatan utama adalah kandungan enzim fosfatase tanah, P-tersedia dan populasi mikroba pelarut fosfat. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat interaksi antara pupuk hayati dengan pola tumpang sari terhadap aktivitas fosfatase, P tersedia dan populasi mikroba pelarut P. Aplikasi pupuk hayati meningkatkan secara nyata aktivitas fosfatase Ultisols dan mempengaruhi secara nyata perubahan populasi mikroba pelarut P, namun tidak mempengaruhi kandungan P tersedia. Aktivitas fosfatase tanah lebih tinggi pada pola tumpang sari jati dengan jagung dan kedelai dibandingkan dengan tumpang sari jati dengan jagung atau kedelai saja. Pola tanam tumpang sari jati dengan tanaman pangan tidak mempengaruhi P tersedia Ultisols dan populasi mikrob pelarut P. Kata kunci:
idris
[utech_latest_posts category=’idris’]